Skip navigation

Bertahun-tahun aku selalu memikirkan hal ini. Suatu keinginan yang telah lama aku pendam. Keinginan yang selalu menghantui ketika Lebaran tiba.

Ya keinginan yang membuat aku menangis dalam hati. Ketika lebaran tiba kita sungkem pada orang tua kita dan kepada orang-orang yang dituakan, terbayang aku akan nasib orang-orang tua di pantai Jompo. Hari itu adalah suatu penantian bagi mereka. Terbayang rasanya wajah mereka kecewa ketika malam datang. Menangis yang tertahan menunggu anak-anak yang mereka besarkan. Mereka kebanyakan adalah orang tua yang dititipkan (atau dipindahkan) ke panti Jompo oleh anak-anak mereka karena berbagai alasan. Sungguh suatu kekejaman yang sangat besar, anak yang dilahir, dibesarkan akhirnya meninggalkan mereka disana.

Terbayang oleh aku 12 yang lalu, Karena suatu hal aku menunggu rumah, karena orang tua dan adek-adekku mudik ke desa. Setelah selesai membeli makan, aku nyalakan TV. Acaranya waktu itu adalah perayaan lebaran di panti jompo. Menangis  diriku dalam hati, melihat beliau-beliau yanga sudah tua, berharap untuk ketemu anak-anak dan cucu-cucu mereka, tapi ternyata itu tinggal harapan. Ada yang beberapa tahun tidak dikunjungi. Bahkan juga ada, tidak sama sekali dikunjungi setelah mereka masuk panti. Begitu hinakah mereka dihadapan anak mereka sehingga ditinggalkan di panti begitu saja ? Atau betapa mereka (anak) tidak mau direpotkan oleh orang tua mereka yang sudah tua renta? Atau mereka malu mengetahui sejarah perjalanan hidup orang tuanya? Apakah mereka (Anak) tidak berpikir bahwa segala macam pekerjaan yang hina mereka tempuh untuk anak-anaknya? Apakah anak-anak mereka tidak berpikir membesarkan mereka dari bayi sampai dewasa, orang tua memeras tenaga, pikiran dan perasaan? Bahkan ada yang menghinakan diri mereka hanya untuk membesarkan akan-anak mereka ? Seperti itu balasan sorang anak terhadap orang tua. Itulah yang berkecamuk dalam diri saya. Hinakah mereka di mata Allah SWT sehingga anak-anak mereka melupakannya ?

Sejak saat itu ada suatu keinginan yang sangat besar pada diri saya, biarpun hanya sehari, saya ingin ada ditengah mereka, membagi kebahagian.

Terima kasihku kepada seluruh pengurus panti jompo dimanapun, yang telah memberikan kasih sayang kepada orang tua-orang tua yang ditinggal anak-anak mereka. Semoga selalu membagi cinta dan sayangmu pada mereka. Dan kepada anak-anak mereka, sadarlah, sejelek apapun orang tua anda, Mereka adalah orang tua anda, yang membesarkan anda. Sesulit apapun luangkan rasa sayang dan cinta anda kepada orang tua anda. dan kepada semua anak-anak yang masih mempunyai orang tua, berusahalah jangan kau pisahkan kasih sayang orang tua kepada anda atau kasih sayang anda kepada orang tua, karena beliau-beliaulah yang menghadirkan kita semua di dunia ini, mengasihi kita, merawat kita dimasa kita kecil, membelai kita ketika kita sedih, membantu kita ketika susah, jangan kau melihat beliau-beliau ini menyusahkan, sebaliknya melihatlah bahwa begitu susahnya ketidak beliau-beliau ini merawat anda kecili dulu. Doa orang tua selalu didengar Allah SWT.

Tiada orang tua yang menyusahkan anaknya, tapi yang ada kadang anak yang masih menyusahkan orang  tua.

Salam baktiku pada Ibu dan alm. Bapak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: